Selamat-datang-di-Desa-Adiluhur-300x300

ANEKA POTENSI DESA WISATA ADILUHUR, ADIMULYO, KEBUMEN

Destinasi Wisata Pilihan yang ada di Desa Adiluhur:

  1. Taman Reptil Adiluhur (TARA) merupaka objek wisata milik swasta atau pribadi yang dikeola oleh CV Taman Reptil Adiluhur yang didirikan tanggal 16 Agustus 2012. Sebuah objek wisata edukatif yang berisi berbagai koleksi reptil seperti ular, kadal, buaya, kura-kura, dan biawak dan berbagai hewan yang jinak. Dilengkapi terapi ikan dan bioskop mini.
  2. Kampung Wisata Inggris Kebumen (KWIK) yang dirintis tanggal 28 September 2017 atas inisiasi Paguyuban Mas dan Mbak Duta Wisata Kab. Kebumen dibantu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Kebumen pada waktu itu. Mengedukasi masyarakat di dukuh Alasmalang untuk belajar bahasa Inggris secara gratis. Sudah ada 20 ibu-ibu binaan aktif berbahasa Inggris yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) KWIK Berkah Mandiri. Rutin belajar setiap Minggu dan Senin pagi. KWIK sudah dibentuk Yayasan dan direncanakan awal tahun 2018 KWIK akan dikelola oleh BUMDES (Badan Usaha Milik Desa).
  3. Museum Desa Adiluhur merupakan sebuah museum pertanian rintisan yang dimiliki oleh Bumdesa Mulia Jaya Desa Wisata Adiluhur dimana didalamnya berisi berbagai macam barang-barang kuno peninggalan desa seperti peralatan pertanian kuno dari masa ke masa seperti garu, sabit, cangkul, wluku, dan masih banyak lagi.
  4. Padepokan Karate BKC (Bandung Karate Club) cabang Kebumen didirikan oleh Pak Sarengat yang berada di Dukuh Alangamba I, Desa Adiluhur. Sudah ada ribuan alumni dari padepokan ini yang tersebar di seluruh Indonesia. Dirintis sejak tahun 2000 dan menjadi wisata edukasi olahraga bagi yang ingin berlatih beladiri dan ketenangan jiwa raga.
  5. Seni Kuda Lumping Dukuh Alasmalang dirintis sejak tahun 2000 dan terkenal dengan pemain-pemainnya berupa gadis desa. Seni ini memiliki peralatan lengkap sebagai penunjang penampilan dan rutin mengadakan pertunjukkan seni di bulan-bulan tertentu atau saat hajatan sebagai hiburan. Dipimpin oleh Pak Supardi sebagai Kepala Desa, Pak Taruna dan Pak Mijo sebagai pembina.
  6. Cagar Budaya Serut atau Panembahan Serut berupa cagar budaya berupa pohon tua yang menjadi ‘babat alas desa’ atau leluhur desa dimana Mbah Jayadipa sebagai leluhur desa pernah bertapa di Dukuh Alasmalang dibawah Pohon Serut. Di komplek cagar budaya tersebut dibangun tempat peristirahatan bagi peziarah dan rutin digelar jabelan atau perebutan sesaji saat warga desa Adiluhur yang masih memegang teguh kepercayaan akan melaksanakan hajatan.
  7. Seni Islami Hadroh di Desa Adiluhur berkembang cukup pesat seiring dengan aktifnya Pemuda-Pemudi NU Desa Adiluhur yang ikut serta menghidupkannya. Seni tersebut biasa tampil di berbagai kegiatan agama dan sosial.
  8. Jamjaneng diikuti oleh orang-orang tua yang ada di Desa Adiluhur dimana dalam kegiatannya akan diisi kegiatan puji-pujian menyanyikan lagu Islami bernuansa adat jawa diiring alat musik rebana.
  9. Homestay atau tempat penginapan yang ada di Desa Adiluhur sudah terdata sebanyak 20 rumah yang dimanfaatkan bagi pelajar dan wisatawan yang akan belajar atau berwisata di Desa Adiluhur. Harga permalam mulai dari Rp 25.000,00 untuk satu orang yang menginap.
  10. Agrowisata Berbahasa Inggris tengah dikembangkan dan sudah dipraktikkan berupa area kampung edukasi yang mengintegrasikan pertanian dengan wisata edukasi berbahasa Inggris dimana pelajar atau wisatawan akan dipandu untuk berkeliling di desa Adiluhur mengenal berbagai potensi alam dan pertanian yang ada di Desa Adiluhur dengan menggunakan bahasa Inggris. Aktivitas yang dimaksud bisa menamam kangkung dengan pemandu berbahasa Inggris, menjala ikan, atau memberi makan ternak warga seperti kambing dan marmut.
  11. UMKM Desa Wisata Adiluhur yang sudah berjalan saat ini seperti Ibu-Ibu penjual makanan seperti lotek, tahu uleg, mie ayam, sosis, dan bakso. Ibu-Ibu juga diberdayakan untuk membuat jajanan tradisional seperti carabika, cucur, dan lapis, perajin anyaman dari bambu dan tali plastik daur ulang untuk membuat tas. Ada juga belimbing Madu dan Jambu Kristal, palawija seperti tomat, cabai, terong, dan lain-lain, perajin tempe dan pembuat seriping pisang dan sale goreng.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print